Senin, 26 September 2016

PENGANTAR AKUNTANSI DAN PERUSAHAAN



PENGANTAR AKUNTANSI DAN PERUSAHAAN

A.    SIFAT DASAR PERUSAHAAN DAN AKUTANSI
Perusahaan adalah suatu organisasi dengan sumer daya dasar , seperti bahan baku dan tenaga kerja , di gabung dan di proses untuk menghasilkan barang dan jasa untuk pelanggan . Yang bertujuan untuk mendapat keuntungan . Keuntungan adalah selisih antara uang yang di terima dari pelanggan atas barang atau jasa yang d hasilkan.
o   JENIS JENIS USAHA
Terdapat tiga jenis usaha yang bertujuan untuk mencari keuntungan yaitu usaha jasa , usaha dagang , usaha manufaktur dapat di jalankan baik sebagai perusahaan perorangan , persekutuan , maupun perseroan.
o   AKUNTANSI DALAM BISNIS
Peran akuntansi dalam bisnis adalah akutansi memberikan informasi untuk digunakan oleh manajer dalam penjalankan operasi perusahaan . Pemangku kepentingan ada dua kelompok :
1.      Pemangku kepentingan internal adalah manajer dan karyawan
2.      Pemangku kepentingan eksternal adalah kreditur,konsumen, pemerintahan.


o   PERAN ETIKA DALAM AKUNTANSI DAN PERUSAHAAN
Prinsip moral yang mengarahkan individu dalam bertidak di sebut etika . Aturan etika yang baik bergantung pada krakter individu , budaya perusahaan , serta hukum dan penegaknya . Akuntan harus bersikap sesuai etika agar informasi yang mereka sediakan menjadi terpercaya dan oleh karena itu bermanfaat dalam pengambilan keputusan.
o   PELUANG BAGI AKUNTAN
Kesempatan karier telah tersedia bagi siswa akuntansi . Saat ini, kebutuhan atas akuntan melebihi jumlah lulusan dalam pasar tenaga kerja . Akuntan dapat bekerja sebagai akuntan swasta dan akuntan publik .
B.     PRINSIP AKUNTANSI BERTERIMA UMUM
Prinsip akuntansi berterima umum di gunakan dalam menyiapkan laporan keuangan. Sehingga para pemangku kepentingan dapat membandingkan laporan keuangan antar perusahaan . Prinsip dan konsep akuntansi di kembangkan melalui riset , praktik akutansi dan pemberitauan dari badan yang memiliki otorisasi, contohnya: PSAK dan ISAK
o   KONSEP ENTITAS BISNIS
Konsep entitas bisnis adalah asumsi dasar akuntansi keuangan, dengan kata lain bisnis di pandang sebagai entitas terpisah dari pemilik, kreditur, atau pihak pemangku kepentingan lainnya .
o   KONSEP BIAYA
Terdapat dua konsep penting : konsep objektivitas yang mengharuskan pencatatan dan pelaporan akuntansi di dasarkan pada bukti yang objektifta dan konsep unit pengukuran mengharuskan data ekonomi di catat dalam satuan mata uang.


C.     PERSAMAAN AKUNTANSI
Sumber daya yang di miliki perusahaan di sebut aset . Hak atau klaim atas aset dapat di nyatakan dalam bentuk persamaan akuntansi .
Aset = Liabilitas + Ekuitas
D.    TRANSAKSI BISNIS DAN PERSAMAAN AKUNTANSI
Semua transaksi bisnis dapat di nyatakan sebagai perubahan elemen dalam persamaan akuntansi.
E.     LAPORAN KEUANGAN
Laporan keuangan utama bagi perusahaan perseorangan adalah laporan laba rugi,laporan perubahan ekuitas,laporan posisi keuangan, dan laporan arus kas .
o   LAPORAN LABA RUGI
Laporan laba rugi menggambarkan hasil-hasil usaha dan melaporkan laba atau rugi bersih yang dicapai dalam suatu periode waktu tertentu .
o   LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
Laporan perubahan ekuitas menyajikan perubahan dalam ekuitas pemilik untuk suatu  waktu tertentu , dan jumlah ekuitas pemilik pada akhir periode harus di laporkan di laporan posisi keuangan .
o   LAPORAN POSISI KEUANGAN
Laporan posisi keuangan melaporkan jumlah aset, liabilitas, dan ekuitas pemilik .Jumlah aset dan kewajiban di ambil dari baris terakhir dari ringkasan transaksi yang di sajikan sebelumnya.


o   LAPORAN ARUS KAS
Saldo akhir dari kas di laporankan di laporan posisi keuangan dan juga di laporan arus kas pada periode terakhir .
o   KETERKAITAN ANTAR LAPORAN KEUANGAN
Keterkaitan antar laporan keuangan penting untuk menganalisis laporan keuangan dan pengaruh transaksi dalam bisnis . keterkaitan ini dapat menjadi alat periksa apakh laporan keuangan telah di buat secara benar .
F.      ANALISIS DAN INTERPRETASI KEUANGAN :
RASIO EKUITAS TERHADAP EKUITAS PEMILIK
Rasio yag penting dalam menganalisis kemampuan perusahaan untuk membayar kreditur adalah rasio liabilitas terhadap ekuitas pemilik. Semakin rendah rasio liabilitas terhadap total ekuitas,semakin baik kemampuan bertahan perusahaan dalam kondisi bisnis yang buruk dan semakin baik kemampuannya dalam membayar kreditur .